Para Orang Tua, Perhatikan! Ini Usia Tepat Anak Miliki Media Sosial

KabarTeknologi.com – Sosial Media atau biasa disebut Sosmed kini sudah menjadi teman dan sahabat sejati kehidupan masyrakat moderen saat ini, termasuk anak dan para remaja, bisa dibilang tidak memilki batas ruang untuk berintraksi kapanpun dan dimanapun, bahkan kadang berintraksi dengan orang – orang yang tidak dikennal.

Seorang pisikolog anak dan remaja dari Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi, mengatakan bahwa media sosial sebenar ditak tepat untuk anak dibawah usia 17 tahun, rata – rata pembatasan media sosial saat ini adalah untuk usia minimal di atas 18 tahun. Alasan utama adalah pada permasalahan kematangan.

Usia Tepat Anak Miliki Media Sosial

”Persoalananya, terlepas dari anak – anak harus kekinian, media sosial juga bagi anak dan remaja. Karena dengan internet dan media sosial, anak – anak bisa berkomunikasi dengan cepat, menambah wawasan, mempelajari hal baru yang positif tentunya dan lain- lain. Terang Ika dalam forum Anak dan Media Sosial, di Jakarja, Jumat 11 maret 2016.

Anak – anak usia sekolah dasar 7-12 tahun (middle childhood), menurut Ika, masih tahap perkembangan “konsep diri atau self concept”, sehingga mereka belum tepat dan terlalu membutuhkan peer group atau pertemanan.

“Pembentukan self concept misalnya dengan mengenalkan anak pada kegiatan ekstra kurikuler, kursus sesuai minat dan kesukaan, mengikuti berbagai ajang lomba, dan sebagainya. Semua kegiatan ini tidak hanya mendorong prestasi anak, tetapi juga ada interaksi langsung dengan teman-temannya,” urainya lebih lanjut.

Jadi mengacu pada teori pisikolog, anak dibawah usia 12 tahun belum membutuhkan atau belum saatnya untuk melakukan intraksi lewat media sosial. Lebih baik para orang tua mengenalkan anaknya internet sebagai media pembelajran, ketika pada usia diatas 12 tahun baru bisa dikatakan sudah membutuhkan media sosia (Sosmed) dalam rangka mencari pertemanan (peer group) yang lebih luas.

Jika dipergunakan pada hal yang positif maka internet atau media sosial akan mendatangkan mamfaat, namun sebaliknya jika digunakan pada hal yang negatif maka akan mengakibatkan kerusakan moral pada penggunnya.