Lazada Akan Hadirkan Layanan Pembayaran Alipay di Indonesia

Layanan pembayaran milik perusahaan raksasa asal China yang telah mengakuisisi Lazada bulan April 2016 lalu, yakni Alibaba dikabarkan akan segera hadir di Indonesia. Perilisan layanan bernama Alipay tersebut dikonfirmasi oleh Florian Holm yang saat ini menjabat sebagai Co-CEO Lazada Indonesia,

Sebenarnya Lazada saat ini telah menggunakan sebuah layanan pembayaran milik mereka sendiri. Namun layanan yang hadir dengan nama HelloPay ini tidak terlalu diminati oleh konsumen. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya konsumen Lazada yang lebih memilih untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan uang tunai.

Alipay

Nantinya saat Alipay hadir di Indonesia, mereka akan mengintegrasikan HelloPay dengan layanan milik Alibaba tersebut. Tentunya hal ini akan membuat layanan tersebut menjadi lebih baik mengingat Alipay sendiri terbilang mampu mendeteksi penipuan atau fraud secara lebih cepat dan akurat.

Florian Holm pun menyebutkan bahwa saat ini, Alipay adalah layanan dompet digital terbesar sekaligus tercanggih di dunia. Dengan menggunakan layanan ini, para pengguna dapat mencegah terjadinya kasus peretasan seperti yang sempat terjadi pada akun GO-PAY milik pengguna GO-JEK beberapa waktu lalu.

Sayangnya meski telah mengkonfirmasi kabar mengenai kehadiran Alipay di Indonesia, Holm sendiri hingga saat ini masih belum dapat memberikan informasi mengenai kapat tepatnya layanan tersebut meluncur di tanah air. Menurutnya ada banyak hal yang membuat Alipay sulit hadir di Indonesia dalam waktu dekat ini, beberapa diantaranya adalah masalah teknis dan hambatan dalam hal regulasi. Meski demikian, Holm mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berusaha supaya dapat mengatasi masalah tersebut sesegera mungkin.

Selain merilis layanan pembayaran Alipay di Indonesia, Florian Holm bersama Duri Granziol juga memiliki komitmen yang tinggi untuk menghadirkan sistem kerja yang otomatis. Dengan sistem tersebut, Lazada tidak perlu menambah jumlah karyawan untuk meraih lebih banyak transaksi.

Di samping itu, kedepannya pihak Lazada juga berniat untuk meniru ekosistem e-commerce di Cina dimana kebanyakan perusahaan mengandalkan pihak ketiga untuk melakukan pekerjaan-perkerjaan tertentu. Mereka pun mengajak para mantan karyawannya untuk kembali menjadi mitra mereka.

Lantas bagaimana tanggapan Lazada terkait Amazon yang akan hadir di Indonesia. Tentunya kehadiran raksasa asal amerika serikat tersebut akan sangat berpengaruh pada perkembangan bisnis mereka?

Florian Holm sendiri sepertinya menganggap bahwa Amazon akan menjadi pesaing terberat Lazada. Dia pun mengungkapkan bahwa pihaknya terus berusaha untuk menjadi pemenang, akan tetapi tentu saja Amazon juga tidak berniat untuk menjadi nomor dua. Dengan demikian, akan terjadi persaingan yang cukup ketat antara kedua perusahaan tersebut.