Berkat Pokemon Go, Anak-anak Penderita Autisme Jadi Lebih Mudah Bersosialisasi

Pokemon Go adalah game yang cukup unik dimana game ini memaksa Anda untuk bermain di luar ruangan dan berpetualang menjelajahi daerah sekitar Anda. Tentunya ada banyak manfaat yang bisa dirasakan dari kegiatan tersebut. Namun tahukah Anda bahwa game ini juga dapat mempengaruhi para penderita autisme?

Hal ini diungkapkan oleh Craig Smith, seorang Deputy Principle di Aspect Hunter School for Children with Autism di Newcastle, New South Wales. Dia mengatakan bahwa Pokemon Go memiliki pengaruh yang cukup besar pada anak-anak yang menderita autisme.

Penderita Autisme

Seorang akademisi yang mengkhususkan diri dalam riset autisme ini pun mengatakan bahwa saat dia membiarkan siswa-siswanya untuk bermain Pokemon GO, baik di dalam ataupun diluar ruangan, dia menemukan bahwa kemampuan siswa-siswa tersebut dalam bersosialisasi terus meningkat. Di samping itu, mereka juga tampak lebih baik dalam memperhatikan pelajaran yang diajarkan olehnya.

Menurut Craig Smith, Pokemon Go merupakan game yang terbilang unik. Game ini mampu mendorong semua orang, termasuk anak-anak dengan autisme untuk bermain di luar ruangan. Bahkan berkat Pokemon Go, anak-anak autis pun dapat dengan mudah bersosialisasi dengan anak-anak lain.

Craig Smith pun mendukung sepenuhnya hal apapun yang dapat membuat anak-anak tertarik, termasuk game-game seperti Pokemon Go dan menjadikan hal tersebut sebagai jendela untuk masuk ke dunia mereka. Dengan melakukan hal tersebut, Craig Smith akan lebih mudah dalam mengedukasi anak-anak.

Craig Smith sendiri mengungkapkan bahwa dirinya memiliki banyak murid yang kesulitan untuk melakukan kegiatan sosial. Mereka pun akan sangat tertekan saat mereka harus berbicara dengan orang lain.

Namun berkat Pokemon Go, Craig Smith menyadari bahwa murid-muridnya tampak berusaha untuk memulai percakapan dan saling berinteraksi melalui game tersebut. Menurut Smith sendiri, anak-anak penderita autisme terbilang sangat reaktif terhadap stimulan visual. Suatu hal yang biasa Anda rasakan saat bermain game komputer atau menggunakan aplikasi smartphone. Hal ini akan sangat membantu anak-anak penderita autisme dalam mengembangkan kemampuan sosial yang mereka miliki.

Smith pun percaya bahwa aspek visual dalam Pokemon GO mampu membantu anak-anak penderita autisme. Tentu saja dia juga meyakini bahwa selain penderita autisme, anak-anak normal juga dapat mengambil manfaat dari game tersebut.

Menurutnya, sangat penting untuk para orang tua dan guru membiarkan anak-anak memainkan game Pokemon Go. Ini karena jika kita tidak menghargai ketertarikan anak-anak pada video game atau hal lain yang membuatnya tertarik, maka kita akan sangat sulit untuk mendapatkan perhatian mereka sepenuhnya.