Verizon Resmi Akuisisi Yahoo dengan Harga Rp 63 triliun

Salah satu perusahaan telekomunikasi raksasa asal Amerika Serikat, Verizon akhirnya telah resmi mengakuisisi Yahoo. Kedua perusahaan ini pun telah mengumumkan kesepakatan akusisi tersebut pada 25 Juli 2016 kemarin. Verizon pun berharap bahwa akuisisi senilai US$4,83 miliar atau sekitar Rp 63 triliun tersebut akan selesai di tahun 2017 nanti.

Sebelum diakuisisi oleh Verizon, beberapa pihak termasuk pebisnis Dan Gilbert dan firma keuangan TPG juga tertarik untuk membeli mantan raksasa internet tersebut. Sementara itu harga akuisisi senilai US$4,83 miliar yang dibayarkan oleh Verizon terbilang cukup wajar jika melihat kondisi Yahoo saat ini dimana perusahaan tersebut tampak tidak mengalami perkembangan yang cukup signifikan dan kalah bersaing dengan para pesaingnya seperti Google dan Facebook.

Verizon Resmi Akuisisi Yahoo dengan Harga Rp 63 triliun

Nilai valuasi Yahoo tersebut sebenarnya berada jauh di bawah  nilai valuasi mereka di tahun 2000 lalu yang sempat mencapai US$ 125 miliar atau sekitar Rp 1.645 triliun dan nilai penawaran  akuisisi oleh Microsoft sebesar US $45 miliar atau sekitar Rp 592 triliun.

Namun perlu diketahui bahwa akuisi yang dilakukan Verizon hanya sebatas bisnis inti Yahoo saja. Akuisi tersebut meliputi beragam layanan digital seperti Yahoo Mail dan Yahoo Search. Sementara aset-aset lain milik Yahoo seperti saham sebesar 35,5% di Yahoo Jepang dengan nilai USD 8,3 miliar, saham sebesar 15% di Alibaba senilai USD 31,2 miliar dan beragam paten lainnya akan dikelolah oleh Yahoo dengan menggunakan nama perusahaan yang berbeda.

Lowell McAdam yang saat ini menjabat sebagai CEO Verizon mengatakan bahwa akuisi yang dilakukan Verizon akan membuat perusahaan tersebut memiliki posisi yang sangat kompetitif sebagai  sebuah perusahaan media mobile global papan atas sekaligus meningkatkan pendapatkan di bidang iklan digital.

Yahoo sendiri saat ini masih memiliki 1 miliar pengguna aktif yang menggunakan beragam layanan digital milik perusahanaan tersebut. Selain itu, setiap bulannya sekitar 600 juta pengguna mengakses layanan Yahoo di perangkat mobile yang mereka miliki. Sementara layanan email Yahoo sendiri hingga saat ini masih memiliki lebih dari 200 juta pengguna aktif.

Setelah berhasil melakukan akuisisi terhadap Yahoo, Verizon akan mengintegrasikan perusahaan tersebut dengan AOL yang merupakan pemilik beberapa situs ternama seperti The Huffington Post, Engadget dan TechCrunch. Perusahaan ini telah diakuisisi oleh Verizon pada tahun 2015 silam dengan harga US $4,4 miliar atau sekitar Rp 57,9 triliun.