5 Fitur Premium Smartphone Yang Berdampak Buruk pada Baterai

Kabarteknologi – Seiring waktu berjalan dunia teknologi kian semakin canggih disegala bidang, tidak tertinggal pula pada smartphone berbagai inovasi terbaru selalu dihasilkan oleh pengembangnnya, sehingga dengan begitu mereka mampu menghasilkan berbagai fitur baru yang kian membuat smartphone semakin canggih dan mewah.

Namun apakah fitur terbaru yang canggih tersebut selamanya berdampak positif pada bagian smartphone lainnya ? Ternyata tidak! Ya, beberapa fitur premium yang ada pada smartphone saat ini mempunyai dampak negatif pada bagian baterai. Lantas fitur premium apa saja itu ?

5 Fitur Premium Smartphone

1. Fast charging

Saat ini, fitur fast charging merupakan fitur premium yang bisa Kita temukan pada kebanyakan smartphone terbaru. Fitur ini tentu sangat bermamfaat pada kondisi tertntu. Contoh, ketika Kita memerluakan smartphone pada keadaan darurat, namun daya baterai hanya tersisa tinggal sedikit, dengan begitu fitur fast charging sangat membantu. Akan tetapi, perlu kalian ketahui bahwa teknologi tersebut ternyataa berdampak buruk pada baterai, karena membuat smartphone bekerja semakin ektra. Dan akan mengurangi daya tahan baterai secara bertahap, sehingga akan lebih cepat habis dibanding smartphone yang tidak memiliki fitur ini.

2. Wireless charging

Fitur atau teknologi wireless charging tentu terlihat lebih canggih dari fitur Fast charging, karena memungkinkan kalian mengisi baterai daya baterai smartphone tanpa perantara kabel. Namun, mengecas smartphone dengan perangkat Wireless charging dapat membuat baterai lebih cepat panas. Teknologi ini dapat mengurangi durasi pengisian ualang baterai dan juga dapat mengurangi daya tahan baterai secara bertahap. Dari segi harga pun smartphone dengan teknologi ini akan lebih mahal.

3. Chipset Snapdragon 820 dan RAM 6 GB

Kini semakin banyak vendor raksasa mengeluarkan jagoan terbaru mereka dengan spesifikasi yang lebih powerfull untuk memikat hati pembelinya, seperti membenamkan Chipset Snapdragon 820 dan RAM 6 GB, seperti yang sudah ada dipasaran yakni Asus Zenfone 3 Deluxe, ZTE Axon 7, ZUK Z2 Pro, dan lain sebagainya. Spesifikasi mumpuni tentu memberikan performa yang semakin tangguh pada smartphone, namun penggunaan Chipset Snapdragon 820 dan RAM 6 GB tentu membutuhkan energi baterai yang lebih besar, sehingga baterai harus lebih sering di isi ulang.

4. Layar resolusi 4K

Fitur premium lainnya adalah resolusi layar yang tinggi yakni 4K atau Ultra HD. Layar 4K memiliki densitas yang sangat tinggi yakni berkisaran 600 hingga 700 ppi. Oleh sebab itu, maka smartphone yang mengusung teknologi layar 4K akan mengomsumsi daya baterai lebih banyak, sehingga membuat daya baterai akan lebih cepat habis dan dalam jangka panjang akan berdampak buruk pada baterai.

5. Layar 6 inch atau lebih besar

Fitur prmium yang terakhir adalah bentang layar yang luas. Memiliki smartphone dengan layar lebar adalah salah satu idaman kebanyakan pengguna. Saat ini banyak produsen meluncurkan smartphone terbaru mereka dengan layar yang lebih lebar. Dengan begitu smartphone yang memiliki bentang layar luas ini akan memakan daya baterai lebih besar. Sehingga layar 5.5 inch yang paling pas untuk kalian miliki.