Pokémon GO Berhasil Raih Jutaan Dollar Perhari

Meski saat ini hanya tersedia secara resmi untuk beberapa wilayah saja, namun Pokémon GO telah berhasil menjadi game terpopuler di dunia.

Beberapa hari setelah peluncuran Pokémon GO, jumlah pengguna aktif game tersebut dikabarkan hampir melampaui jumlah pengguna Twitter. Bahkan di Amerika serikat, game ini mampu menyalip aplikasi chatting Tinder dengan jumlah pengguna mencapai 5,2 persen dari seluruh perangkat Android yang aktif di negara tersebut.

Pokémon GO

Pengguna smartphone yang mengunduh Pokémon GO pun rata-rata menghabiskan waktu untuk memainkan game tersebut secara rutin dengan durasi sekitar 43 menit per hari. Durasi tersebut bisa dibilang lebih tinggi jika dibandingkan dengan durasi rata-rata perhari yang mampu diperloleh aplikasi populer seperti  Snapchat, Instagram dan Whatsapp.

Dengan popularitas yang berhasil diraih oleh Pokémon GO dalam waktu yang sangat singkat, nIlai saham milik Nintendo pun langsung meningkat hingga 10 persen.  Kini nilai kapitalisasi pasar yang dimiliki perusahaan game asal Jepang tersebut pun mencapai US$23 miliar atau sekitar Rp 301 triliun. Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi yang telah diraih oleh Nintendo selama lebih dari dua bulan terakhir ini.

Selain naiknya nilai saham milik Nintendo, popularitas Pokémon GO pun cukup berpengaruh terhadap penghasilan yang diraih game tersebut. Bahkan, sebuah perusahaan analisis aplikasi mobile yang bernama Think Gaming menyebutkan bahwa game ini diperkirakan mampu meraup sebanyak US$1,6 juta atau sekitar Rp 21 miliar perharinya dan jumlah tersebut baru untuk wilayah Amerika Serikat saja.

Kesuksesan Pokémon GO dalam meraup jutaan dolar perhari juga terlihat di wilayah lain. Salah satunya adalah Australia. Di negeri kanguru tersebut, penghasilan yang diraih Pokémon GO berasal dari mayoritas gamer yang secara massif terus membeli IAP.

Sementara itu Fabien Pierre-Nicolas yang saat ini menjabat sebagai VP Marketing Communications & Community dari App Annie mengatakan bahwa jika Pokémon GO tersedia merata di seluruh dunia, maka game tersebut dalam satu tahun ke depan mampu mendapatkan penghasilan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun

Namun tentu saja pihak developer juga harus menyediakan lebih banyak fitur sosial dan PvP. Selain itu, mereka juga harus segera meminimalisir masalah pada server mengingat saat ini saja game tersebut memiliki sejumlah masalah pada server, bug dan indikasi mengenai celah keamanan data pemain.