√ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Keluarkan Surat Edaran Terkait AI: Azas Akuntabilitas dan Pedoman Pemilu 2024 - Kabar Teknologi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Keluarkan Surat Edaran Terkait AI: Azas Akuntabilitas dan Pedoman Pemilu 2024



Kabar Teknologi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) baru-baru ini merilis surat edaran terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI), termasuk teknologi seperti ChatGPT. Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria, dalam konferensi persnya di Jakarta pada Jumat (22/12), menekankan prinsip akuntabilitas dalam penerapan teknologi ini. Semua pihak, mulai dari penyelenggara sistem elektronik, pelaku usaha, kementerian, lembaga, hingga pengguna umum, diminta untuk memberikan keterangan atau disclaimer terkait penggunaan AI generatif, terutama dalam konteks pembuatan video atau gambar.

Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa surat edaran ini, meskipun bersifat etik atau pedoman, berlaku untuk semua pelaku usaha yang beroperasi di Indonesia, termasuk perusahaan asing seperti OpenAI (pembuat ChatGPT) dan Google. Bahkan, peserta Pemilu 2024 juga diwajibkan untuk menyertakan disclaimer sesuai ketentuan dalam surat edaran.

Beberapa Poin Utama Surat Edaran Terkait AI:

Nilai Etika AI:

Inklusivitas, aksesibilitas, keamanan, kemanusiaan, kredibilitas, dan akuntabilitas menjadi nilai utama yang harus diperhatikan dalam implementasi AI.

Cara Memenuhi Prinsip Surat Edaran:
Meningkatkan kreativitas pengguna, menjaga privasi dan data pengguna, serta mengawasi pemanfaatan untuk mencegah penyalahgunaan.

Tanggung Jawab dalam Pengembangan AI:
Memastikan AI tidak menjadi penentu kebijakan atau pengambil keputusan terkait kemanusiaan. Memberikan informasi terkait pengembangan teknologi AI oleh pengembang untuk mencegah dampak negatif.

Manajemen Risiko dan Krisis:
Perhatian khusus terhadap manajemen risiko dan manajemen krisis dalam pengembangan AI, mencakup langkah-langkah untuk mencegah dampak negatif dan kerugian.

Surat edaran ini mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemanfaatan teknologi AI di Indonesia, menetapkan dasar etika yang harus diikuti oleh semua pemangku kepentingan. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Get notifications from this blog